Sebuah rekomendasi tanpa kalian cari

Original article was published by Coding Gembira on Artificial Intelligence on Medium


Kalau gitu apa dampak buruk dari AI tersebut?

Dari beberapa contoh yang saya berikan diatas, memang itu tujuannya untuk hal baik yang akan sangat membantu kita dalam beberapa hal, tapi pernah ga sih kepikir sama kalian bahwa dengan sistem tersebut hal yang benar bisa sangat mudah dibelokkan tanpa kita sadari. ada beberapa cotoh dampak burk dari sistem tersebut.

Pengendalian diri yang sulit

Waktu yang kalian buang untuk sosial media itu bisa sangat banyak sekali dan tanpa kita sadari. Penyebab utamanya mungkin diri sendiri, tapi hal tersebut juga tidak dipungkiri karena sistem rekomendasi tersebut. Kalian coba bayangin dari sebuah postingan nih, menarik untuk dilihat, kalian scroll terus hingga tanpa kalian sadari waktu bisa terbuang sampai berjam-jam untuk hanya melakukan scroll tersebut.

Kalian bisa saja bilang hanya 1 jam atau hanya 2 jam perhari, tapi itu yang kalian sadari sejauh ini. Belum tentu kalian cek berapa sih sebenarnya penggunaan kalian terhadap media sosial kalian sehari-hari. Tentunya dengan semakin kalian tertarik dengan sebuah postingan atau banyak postingan, maka ketika kalian scroll akan terus-menerus menarik perhatian kalian.

Berita Hoax

Hoax menjadi masalah utama yang sekarang terjadi dimana-mana. Persebaran berita sangat mudah, akses buat berita sangat bebas, dan banyak hal contoh didalamnya yang membuat hoax itu merajalela diseluruh penjuru bumi.

Foto seseorang sedang scroll instagram.

Kita ambil contoh tadi dari aplikasi Instagram, seperti yang saya sebutkan sebelumnya memang tujuan dari rekomendasi ini tuh baik sekali, bahkan bisa dibilang sangat membantu kita dalam sebuah pencarian. Akan tetapi, sebuah hal yang baik itu bisa sangat berbeda hasilnya jika kita telaahsecara baik-baik. Di instagram, pencarian itu bisa berdasarkan tag, atau apa yang kalian follow di Beranda, atau seberapa lama kalian lihat posting tersebut, dan semuanya disimpan kedalam basis data dalam bentuk data. Data-data ini dikumpulkan dan akan terus merekomendasikan kepada kalian apa yang dianggap “benar” atau sesuai keinginan kalian oleh AI tersebut.

Saya beri contoh lagi google recommendation search dengan kata kunci “climate change is …”.

Hasil google search dari kata kuci “climate change is”.

Kalian bisa lihat diatas, hasilnya itu bisa sangat berbeda satu dengan yang lainnya, dan kalian juga ketika mencoba mencari dengan kata kunci yang sama di google kalian masing-masing bisa sama dengan apa yang saya tampilkan urutannya, bisa juga berbeda. Kenapa bisa berbeda? Karena AI akan memunculkan rekomendasi yang sesuai dengan “kebutuhan” kalian masing-masing, entah itu hoax ataupun tidak, AI tidak akan mengenal hal tersebut.

Hoax menyebar 6x lipat lebih besar daripada berita asli.

— The Social Dilemma

Melalui kedua contoh diatas saja, sudah bisa terlihat beberapa contoh penyebaran hoax bisa beredar. Baru dua aplikasi saja yang dibahas, belum aplikasi-aplikasi lain yang dipakai. Bayangkan ketika berita hoax sudah tersebar dimana-mana di internet dan kalian udah sangat sulit buat percaya mana berita yang benar dan salah.

dan masih banyak dampak buruk lainnya…